Ciri-Ciri Fisik Dan Cara Budidaya Ayam Pelung

Sabung Ayam Taji Cara Budidaya Ayam Pelung – Ayam pelung atau yang bisa disebut dengan ayam yang bisa ketawa banyak dibudidayakan di daerah Jawa Berat. Asal-usul jenis ayam pelung ini berasal dari daerah cianjur. Ciri yang khusus dari ayam pelung ini adalah ditandai dengan ciri kokoknya yang mengalung atau melingking unik seperti kuntilanak. Selain ciri fisik yang ada diatas, ternyata jenis ayam pelung ini juga memiliki bentuk tubuh yang hampir sama dengan jenis ayam kampung biasa akan tetapi jika dibandingkan, badan ayam pelung lebih besar. Biasanya ayam pelung yang sudah tua akan memiliki bobot yang lumayan berat berkisar antara 4-6 Kg.Ciri-Ciri Fisik Dan Cara Budidaya Ayam Pelung

Dinamakan ayam pelung sendiri sebenarnya sebutan bagi orang dari suku Sunda. Pelung berasal dari kata memelung atau melung yang artinya melengkung. Ayam ini asli dari Indonesia yang sampai sekarang terus dibudidayakan oleh para peternak yang paling banyak di daerah Cianjur, Jawa Barat.

Ciri-Ciri Fisik Dan Cara Budidaya Ayam Pelung

Ciri fisik dan bentuk badan ayam yang bisa kita kenali adalah sebagai berikut :

1. Memiliki bentuk badan yang besar dan pertulangan yang kokoh. Berat yang ideal adalah 4-6 Kg untuk jenis ayam pelung yang telah dewasa.
2. Pada kaki khususnya dibagian cakarnya ditandai dengan memiliki kuku atau cakar yang lebih panjang jika dibandingkan dengan ayam kampung biasa dan mempunyai warna yang beragam akan tetapi dominan warna hitam.
3. Pada bagian kepala memiliki satu jengger yang panjang, besar serta berdiri di tengah kepala berwarna merah darah dan hanya memiliki satu jengger.
4. Warna pada bulunya lebih khas yakni warna hitam agak kemerahan. Selain itu ayam pelung juga banyak memiliki warna yang lainnya seperti warna putih, kuning, biru, dan hijau.
5. Pada suara kokoknya yang menjadi jenis yang khusus dari ayam ini. Saat ayam pelung berkokok, suaranya akan mengalun, panjang, dan merdu.

Jenis ayam ini banyak dikonteskan didaerah bagian Jawa. Untuk di daerah lain di Indonesia juga ada, akan tetapi populasi peternak yang lebih dominan terletak di daerah Jawa khususnya Provinsi Jawa Barat. Untuk memperlombakan jenis ayam pelung ini, juri hanya menilai dari keunikan suara yang dihasilkannya, kemerduan suara, warna, serta perawatan ayam pelung tersebut.

Untuk masalah harga ayam jenis ini, ayam pelung yang telah dewasa dan siap untuk dipentaskan bisa dibeli dengan harga yang sangat mahal. Bahkan harga yang bisa dicapai adalah puluhan sampai ratusan juta rupiah. Semua hanya tergantung dari pengalaman yang dimiliki oleh ayam pelung itu sendiri.

BACA JUGA>> Ekor Buntung, Itulah Ayam Nunukan Dari Tarakan